Rabu, 28 April 2010

Identifikasi Dorongan Manajemen Lingkungan dan Manajemen Lingkungan Proaktif dan Dampaknya Terhadap Kinerja Lingkungan

Abstraksi

Kepedulian terhadap lingkungan bagi perusahaan pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kinerja lingkungan yang merupakan bagian dari strategi perusahaan. Fenomena di atas sangat manarik untuk ditindaklanjuti dengan studi empirik, yakni pertama untuk mengetahui faktor dominan apa yang mempengaruhi perusahaan dalam melakukan dan menindaklanjuti kepedulian mereka terhadap masalah lingkungan, khususnya perusahaan manufaktur di Jawa Tengah. Kedua, sejauhmana pelaksanaan manajemen secara proaktif, dan ketiga bagaimana pengaruh dorongan manajemen lingkungan dan manajemen lingkungan proaktif terhadap kinerja lingkungan (environmental performance).

Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur di Jawa tengah yang rentan terhadap lingkungan. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 143 perusahaan, terdiri dari perusahaan besar sebanyak 51, dan perusahaan sedang sebanyak 92. Jenis perusahaan antara lain : tekstil, mebel, rokok, pengolahan kayu, pupuk, batik, ikan kering , genteng, tapioka, jamu dan obat-obatan. Variabel penelitian meliputi Dorongan Manajemen Lingkungan /DML (4 indikator), Manajemen Lingkungan proaktif/MLP (6 indikator) dan Kinerja Lingkungan /KL (sangat setuju- sangat tidak setuju). Data diperoleh dengan cara mail survey dan wawancara kepada pimpinan perusahaan. Analisis yang digunakan adalah analisis kualitatif dan analisis kuantitatif (regresi berganda dan uji coba)

Hasil penelitian mengindikasikan bahwa 58,9 % dari responden belum faham tentang peraturan –peraturan manajemen lingkungan. Kepedulian perusahaan terhadap lingkungan lebih didominasi oleh adanya komplain terhadap produk-produk perusahaan dan tuntutan dari stakeholders. Kinerja lingkungan ditentukn oleh faktor tanggung jawa perusahaan dan keterlibatan karyawan. Variabel DML dan MLP memiliki pengaruh signifikan terhadap KL, dan kontribusinya sebesar 71,4 %. Berdasarkan hasil uji beda, perbedaan signifikan terjadi pada variabel MLP, yakni dalam penggunaan teknologi yang mampu meminimisasi waste dengan menciptakan reuse dan recycling terhadap sisa bahan baku. Sedangkan perbedaan kinerja lingkungan terdapat pada model pengadopsian terhadap kebijakan lingkungan dan program –program lingkungan.

Kata Kunci : Dorongan Manajemen Lingkungan, Manajemen Lingkungan Proaktif dan Kinerja Lingkungan


Sumber :
BUDHI CAHYONO, SRI ANIEK, AGUS SOBARI, & RAHMAT BOWO SUHARTO
http://www.unissula.ac.id/perpustakaan/index.php?option=com_content&view=article&id=233:identifikasi-dorongan-manajemen-lingkungan-dan-manajemen-lingkungan-proaktif-dan-dampaknya-terhadap-kinerja-lingkungan-&catid=79:penelitian-2007&Itemid=64

ShoutMix chat widget